Wisata

Pantai Watu Ulo Jember, Wisata Unik Nan Mistis

Pantai Watu Ulo Jember, salah satu rangkaian pantai selatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Bagi warga Jember dan sekitarnya terutama yang suka berwisata pasti sudah tidak asing lagi dengan wisata ini karena Pantai Watu Ulo memiliki pantai yang indah dan pemandangan alam yang indah.

Pantai Watu Ulo juga cukup ramai setiap hari, apalagi di hari libur banyak pengunjung dari pedesaan yang singgah untuk menikmati suasana pantai yang indah. Popularitas pantai ini lebih unggul dari Pantai Papuma yang kini menjadi objek wisata populer bahkan masuk dalam kategori pantai terindah di Jawa Timur.

Pantai Papuma nampaknya lebih populer dan ramai dibandingkan Pantai Watu Ulo saat ini, namun bukan berarti Pantai Watu Ulo tidak menyenangkan. Pantai unik dengan pemandangan yang indah ini sayang jika melewatkan liburan di kota Jember. Tak heran jasa travel Jember Malang selalu ramai penyewa.

Menjelang hari raya biasanya pengunjung terlebih dahulu datang ke Pantai Papuma, kemudian singgah di Pantai Watu Ulo kemudian menuju Pantai Payangan / Teluk Cinta yang merupakan wisata baru di Jember Jawa Timur. Sebab sebenarnya ketiga pantai tersebut merupakan jaringan wilayah pesisir di Jember.

Untuk menuju lokasi cukup mudah dan kondisi jalan yang cukup nyaman, jika dari pusat kota membutuhkan waktu sekitar 40 menit untuk menuju tempat wisata tepi pantai ini, jika anda datang dari alun-alun dapat menuju ke arah selatan menuju ambulu.

Anda juga bisa melalui pasar Tanjung ke arah selatan menuju Tegal Besar, kemudian Ajung menuju Ambulu, kemudian tiba di Sumber Rejo, selanjutnya anda akan sampai di pantai Watu Ulo.

Pemandangan sepanjang jalan menuju kota tepi pantai ini juga sangat indah, Anda akan berbagi kehijauan hutan dengan pasang surut menghadap ke sawah, pepohonan hutan dan laut lepas pantai selatan yang akan membuat perjalanan Anda tak terlupakan dan menyenangkan.

Untuk harga tiket masuk pantai Watu Ulo tidak terlalu mahal pengunjung akan dikenakan tarif Rp 10.000 per orang. Dengan harga yang terjangkau tersebut, Anda sudah bisa menikmati keindahan pantai Watu Ulo.

Pelayanan pantai cukup lengkap, ada tempat parkir mobil yang luas, mushola, bangsal bersalin, tempat bermain dan jika butuh informasi bisa cari kantor informasi disana. Tentu menggunakan jasa travel Jember Malang akan memudahkan anda.

Keunikan dari pantai ini adalah anda akan menemukan bebatuan bersisik panjang yang terlihat seperti ular tergeletak di pantai, berfoto dengan pemandangan laut dan ular merupakan hal menarik yang sering dilakukan pengunjung saat berada di pantai.

Berenang atau bermain air sambil menikmati pemandangan alam yang indah sangat menyenangkan, karena lelah pengunjung bisa berlindung di bawah pohon di tepi pantai sambil menikmati Es Degan yang bisa ditemukan di kawasan wisata.

Dari pantai watu ulo pantai papuma juga terlihat karena lokasinya yang tidak jauh, pemandangan bebatuan yang berjejer seperti pulau di tengah lautan juga melengkapi keindahan pantai watu ulo.

Setiap tempat pasti memiliki asal usul atau cerita rakyat di tempat penamaannya. Sama seperti pantai di Watu Ulo ini. Nama tempat wisata ini memiliki sejarah dan legenda tersendiri.

Pantai Watu Ulo berasal dari dua kata bahasa jawa yaitu “Watu” yang artinya Batu dan “Ulo” yang artinya ular. Sehingga Pantai Watu Ulo bisa diartikan sebagai Pantai Batu Ular. Dan latar belakang penyebutan nama Watu Ulo sendiri tidak lain karena bebatuannya yang panjang menyerupai ular di tepi pantai.

Tak hanya susunan batunya yang menyerupai ular, ada dua legenda yang pernah menjadi sejarah di Watu Ulo. Ada banyak cerita mistik tentang pantai ini di selatan pulau jawa. Kisah ini tersebar luas, sehingga banyak orang yang mempercayai cerita mistik ini. Cerita ini terbagi menjadi beberapa versi.

Konon paling terkenal pada zaman dahulu bahwa pantai ini dijaga oleh ular raksasa yang kabarnya disebut Nogo Rojo. Memiliki tubuh yang sangat besar, Nogo Rojo memakan semua hewan yang ada di kawasan pantai ini. Hingga suatu ketika datang seorang pemuda yang menyaksikan kehadiran Nogo Rojo, bernama Raden Mursodo dan Raden Sadi.

Warga setempat percaya bahwa Raden Said yang dimaksud adalah Sunan Kalijogo yang dikenal memiliki kesaktian. Pada suatu ketika, kedua pemuda ini memancing dan menangkap ikan yang disebut Ikan Mina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *